THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Minggu, 14 Maret 2010

mencoba mengerti

kami bertiga sudah bahagia sejak kanak-kanak. tak ada satu momenpun yang melibatkan kita dalam pertempuran seru, hanya kesalahpahaman ato gondokgondokan normal yang menghiasi hidup kita.

mas eko, si mbarep yang berintelegensia diatas rata;dari mulai smp-sma-kuliah di tempat favorit terbaik untuk orang2 superior dan sekarangpun sukses berkarier. dia kebagian intelegensia dari papa begitu juga sikap diamnya.hanya saja sisi agamis dan kepekaannya memang kurang sekali karena ini tak diturunkan menyeluruh kepadanya.
saya, si tengah dalam hidup, karena sebenernya masih ada mas yg kedua tapi menikmati indahnya dunia hanya beberapa hari dan alhamdulillah akan hidup sebagai penyelamat mamapapa di akhirat,mewarisi kesederhanaan beliau gak neko-neko,humoris. dan karena i'm the middle so dari intelegensia saya juga kebagian di tengah. sekolah lumayan, segi agamis mendapat setengahnya karena memang i'm the middle :)
dan si bungsu,indra;mewarisi sisi agamis dan sosialistanya.tapi intelegensianya secara adil memang didapat tak sepenuhnya.

semua orang tau betul mas eko anak mas mama karena sebagai si sulung adalah kebanggan sebagai orang tua karena dia yg pertama sebagai pengalaman pertama sang ortu di kehidupan berumah tangga mereka, sementara saya si tengah;karena memang anak perempuan satu-satunya smua ada di kelas "sedang-sedang saja" tapi tentu saja bagi seorang ayah anak perempuan adalah permatanya.saya merasakan itu dan semua orang juga tau betul saya anak papah :) dan si bungsu indra, hehe tetap dapet kasih sayang yg sama dari keduanya, itu pasti!

tapi, yang sekarang saya rasa. setelah mama berpulang, dan dalam waktu dekat indra akan berjalan menuju jalan lepasnya tanggung jawab sebagai anak, papa benarbenar sangat aware dan mencurahkan kasihnya yang penuh kepadanya. konsultasi hanya kepada beliau,keputusan dan pendapatnya cuma dari beliau. semuaaaanya.....dari papa.sampe mahar spesial valuable disiapkan oleh papa. mukena yang tak biasa, sajadah dan tasbih khusus berharga dari mekkah karena perjalanan umroh papa,al qur'an khusus mahar yang dipilih langsung dari tanah suci, dannnn sejumlah real (padahal awalnya ini tak ada dalam rencana). secara pemikiran otak memberi pengertian smua itu karena ini kebetulan dan rejeki si bungsu karena memang ini sudah jalan allah yang disampaikan melalui papa untuk adik saya, tapi secara hati mungkin ini berlebih untuk diterima sebagai manusia biasa yang terbiasa berada "ditengah"

anyway, dalam hal ini mencoba mengerti semuanya. dan masih...dalam tahap mengerti karena memahami belum bisa tercapai.
mungkin akan bisa setelah saya menjadi orang tua,
hmmm......
semoga ^__^

1 komentar:

we'e_ipeh mengatakan...

yee, orang cuma nulis karena emng blajar
ga diambil ati kaleee...
still luv u :)