THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Minggu, 18 April 2010

ingat mati

innalillahi wa innailaihi roji'un

16 april 2010,6 hari setelah saya dan rafiv-keponakan sepupu
jum'at malem habis maghrib,si shallys sepupu saya tergopoh-gopoh cari papa yang ketika itu memang karena sedang tak enak badan sedang beristirahat dalam kamarnya, dan seperti biasa untuk keadaan seperti itu siapapun bahkan saya sebagai anaknya tak berani mengganggu. dengan sedikit suara agak berat shallys mengabarkan kalo om yas-adik dari suaminya tante saya dan suami dari sepupu saya :)-kecelakaan di kletek sepanjang.tak jelas benar berita yang diterima karena hanya kabar telp yang diterima beruntun dari sumber polisi sepanjang.
tunggu....tunggu...tunggu...
tiba-tiba sekitar jam tujuhan shallys kembali datang dengan sudah menangis histeris mengabarkan bahwa om yas sudah tiada dari berita per telp ibunya yang belum jelas juga karena terputus saat pembicaraan. dan seketika itu papa terbangun karena memang sudah langsung ditelp oleh tante yeti ibunya shallys.keputusan langsung diambil dengan memanggil pak atim sang supir langganan untuk langsung mengantar ke rsud sidoarjo ngecek berita sebenarnya, tapi sempat terhenti menunggu tante yeti+om ombo yang akan langsung pulang bawa kabar sebenarnya karena tak mampu bicara per telp dari tkp.
setelah menunggu kedatangan keduanya, cerita tak mampu dikabarkan karena om ombo langsung shock dengan keadaan tersebut karena berita belum jelas benar sebab om yas belum diketahui keberadaan jasmaninya. lalu setelah pembicaraan beberapa kali dengan beberapa pendapat, akhirnya langsung diputuskan kembali untuk langsung segera k rsud.
dalam perjalanan menuju ke rsud om totok yg sudah berada disana mengabarkan per telp bahwa om yas sudah diketahui berada di kamar jenazah rsud dan memang sudah dalam keadaan meninggal dunia.
hh......hhh....
terhenti sebentar nafas ini saat akhirnya mendengar kabar yang sempat tak jelas itu, dan seketika teringat kuasa sang khalik kembali mengambil ciptaannya dalam keadaan apapun dan kapanpun.
sampe di rumah sakit, melihat mbak yun-rafiv si sulung kelas 3 sd-tsanny si bungsu kelas 1 sd, tak kuasa menahan air mata ini mengalir.sebagai manusia tak percaya dan tak dapat memendam rasa hati ketika melihat kedua anak kecil itu kehilangan ayah kebanggaannya, belum genap 10 tahun mereka merasakan kasih sayang ayahandanya....
ohh,
betapa kita harus ikhlas dan merelakannya
selalu ingat mati harus tersimpan dalam hati dan fikiran
karena kita milikNYA dan akan kembali kepadaNYA

selamat jalan om yas,
semoga amal ibadahnya diterima disisiNYA
terampuni semua dosa-dosanya
dan dilapangkan jalannya menuju tempat terbaik
disisiNYA
amien..........








0 komentar: